Ratusan nyawa melayang.
Jutaan jiwa terdampak.
Ratusan rumah rusak dan hilang harapan.
Ini bukan adegan film.
Ini adalah kenyataan pahit yang sedang dihadapi saudara-saudara kita di berbagai wilayah Indonesia hari ini.
Di tengah duka dan ketidakpastian, tidak banyak yang bisa mereka genggam kecuali doa dan uluran kepedulian dari kita semua.
Mari kita panjatkan doa, sebagaimana yang diamalkan oleh sahabat Rasulullah ﷺ, Abu Darda, ketika musibah besar melanda kotanya. Doa ini dikenal sebagai doa perlindungan dari bencana:
“Wahai Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau.
Kepada-Mu aku bertawakal, dan Engkau adalah Tuhan pemilik ‘Arsy yang agung.
Apa yang Engkau kehendaki pasti terjadi, dan apa yang tidak Engkau kehendaki tidak akan terjadi.
Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku dan dari kejahatan semua makhluk-Mu.
Sesungguhnya Tuhanku berada di jalan yang lurus.”
Setelah doa terpanjat, kini saatnya kepedulian diwujudkan.
Karena bagi mereka yang terdampak bencana,
bantuan hari ini adalah harapan untuk bertahan esok hari.
🤲 Mari sertai doa dengan aksi nyata.
Donasi sekecil apa pun sangat berarti.
Karena kepedulian hari ini, adalah harapan hidup mereka.
👉 Klik TUNAIKAN SEKARANG